Belajar Statistika

| | | | |

 

Diagram

Diagram dibuat agar suatu data lebih mudah dipahami atau diinterpretasikan. Ada beberapa jenis diagram yang biasa digunakan yaitu:

Diagram batang | Diagram garis | Diagram lingkaran | Diagram kotak-garis | Diagram batang-daun

•  Diagram batang

Diagram batang menggunakan persegi panjang (batang) untuk menyatakan banyaknya data pada kategori tertentu (bisa waktu, tempat, dan lain-lain). Banyaknya data dinyatakan sebagai tinggi batang sedangkan lebar dari tiap batang dibuat sama. Letak batang disusun berjajar dan diberi jarak antar batang. Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut:

Kembali ke atas

•  Diagram garis

Ada kalanya data dicatat pada waktu-waktu tertentu secara berurutan. Dengan menempatkan waktu pada sumbu horizontal dan nilai-nilai data dicatat pada sumbu vertikal akan diperoleh titik-titik. Jika titik-titik tersebut dihubungkan oleh garis lurus maka terbentuklah suatu diagram garis seperti di bawah ini.

Salah satu kelebihan dari diagram garis, perubahan lulusan dari tahun ke tahun mudah dilihat. Dengan diagram jenis ini, kita juga dapat mengetahui kecenderungan data yang kita amati. Kemudian kita dapat memperkirakan waktu selanjutnya, tentunya dengan hati-hati. Ada dua istilah mengenai perkiraan data menggunakan diagram garis, yaitu:

  1. Interpolasi adalah membuat perkiraan nilai data di antara waktu berurutan yang diketahui. Misalnya kita kehilangan data mengenai banyaknya lulusan SMA jaya Selalu tahun 2004. Kita bisa memperkirakan data melalui data tahun 2003 dan 2005.

  2. Ekstrapolasi adalah membuat perkiraan nilai data untuk waktu yang akan datang (di luar waktu-waktu yang diketahui). Misalnya kita memperkirakan banyaknya lulusan tahun 2008 dengan menggunakan data tahun 2005 dan 2006. Biasanya kita melakukan ekstrapolasi dengan memperpanjang diagram tersebut.

    Kembali ke atas

•  Diagram lingkaran

Diagram lingkaran adalah diagram yang digunakan untuk menunjukkan perbandingan (rasio) nilai data tertentu terhadap semua data.

Diagram lingkaran disajikan dengan membagi lingkaran menjadi beberapa sektor atau juring. Banyaknya sector tergantung dari banyaknya data. Setiap sector menunjukkan satu datum atau satu jenis data. Besar sector merupakan prosentase dari nilai datum terhadap keseluruhan nilai data. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh berikut ini:

Gambarkan diagram lingkaran yang menyatakan jumlah siswa yang bersekolah di SD, SMP, dan SMA dalam Sekolah Jaya Selalu. Diketahui banyaknya siswa SD 750, siswa SMP 450, siswa SMA 600.

Kembali ke atas

•  Diagram kotak-garis

Diagram kotak-garis atau (box-plot) merupakan suatu diagram yang menggambarkan letak statistika lima serangkai (ukuran terbesar, ukuran terkecil, media, kuartil atas, kuaartil bawah) dalam bentuk kotak yang berekor. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram di bawah ini.

Untuk membuat diagram kotak-garis, kita haya perlu mencari statistika lima serangkai dari data dan kemudian menempatkannya sesuai dengan contoh diagram di atas.

Kembali ke atas

•  Diagram batang-daun

Diagram batang-daun terdiri atas batang-batang dan setiap btang terdiri dari beberapa daun. Diagram ini dapat digunakan untuk melihat seberapa jauh nilai median terhadap statistik ekstrim (Xmin atau Xmaks).

Untuk membuat diagram batang-daun, pertama data diurutkan terlebih dahulu dari kecil ke besar. Kemudian data dibagi atas selang-selang dan satu selang dinyatakan sebagai satu batang. Datum yang masuk ke dalam suatu selang merupakan daun dari selang/batang tersebut.

Contohnya jika kita memiliki data 7, 8, 10, 10, 14, 16, 18, 18, 19, 20, 21, 22, 27, 29, 30; diagram batang-daunnya ialah sebagai berikut

  Kembali ke atas

Kembali ke Daftar Materi

 

Time & Date

Visitors
free counters
Buku Tamu

ShoutMix chat widget

Contact Me

Copyright © 2011 Belajar Statistika. Designed and created by Atika Almira.